Pages

Jumat, 22 Agustus 2014

'Luka'


Luka? Bagaimana mungkin aku sanggup mengenalmu, mendengar namanu saja aku sudah merasa takut melihatmu aku sudah merasa sakit. Lalu bagaimana mungkin aku mengenal dan mendekatimu, apa jadinya aku nanti?
Luka,
Ketika aku tak mau mengenalmu aku harus berusaha keras untuk pergi jauh darimu, berlari kencang menghindar darimu . tanpa memikirkan dampak apa yang kubuat nantinya. Namun apa? Kamu selalu mengejar ku mencari celah lelahku mencari jalan untuk mendekatiku. Hingga akhirnya aku terpaksa harus mengenalmu tanpa sengaja, dan memang itu yang terjadi ketakutan, kesakitan bahkan kelemahan menghampiriku seketika, serasa aku berada dalam himpitan kecil dimana tak ada seorang pun yang mampu membawaku pergi dari tempat itu. Aku hampir putus asa melawanmu, putus asa untuk mencari jalan keluar dari semua ini.
Seketika bantuan kecil sebuah bisikan menghampiriku, mengajakku untuk kuat dan tidak lagi berputus asa, tetap mencari jalan keluar dan mencoba melawanmu luka. Ketika itu aku bingung apa maksud dari semua ini, namun setelah aku sadar aku ingat bahwa ini bisikan bantuan dari-Nya, seketika itu pula aku mencoba melawanmu sekuat tenaga, meski kesakitan masih saja menyerangku namun aku harus mampu melawannya. Karena aku yakin semua akan berakhir indah sebanding dengan apa yang telah aku perjuangkan bersama bisikan itu.
Tahukah kau apa pesan bisikan itu? Satu kata yang tidak asing untuk kita namun kita menganggapnya mustahil. Yakni ‘SABAR’ bersama dengannya aku melawan kesakitan ini, merubah luka menjadi sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang tidak terduga, sesuatu yang tidak pernah ada di dalam benak kita sebelumnya.
Karena sebenarnya semua luka memiliki alasan tersendiri untuk hadir mendekati kita, kita pun juga memiliki alasan mengapa kita takut dengannya. Inilah yang seharusnya kita lakukan menyatukan dua alasan  yang sangat mustahil disatukan, namun dengan sabar tadi dengan Kuasa-Nya semua akan berubah, tersulap menjadi lebih indah dibanding sebelumnya.
Kini aku sangat beryukur karena telah mengenalmu luka, meski kau datang tiba tiba dan aku mengenalmu dengan terpaksa namun kepergianmu menyisakan bahagia, tanpamu aku tak akan mengenal arti semua ini, arti keajabiban karena cinta kasih-Nya. J


`FJR~

0 komentar:

Posting Komentar