Luka?
Bagaimana mungkin aku sanggup mengenalmu, mendengar namanu saja aku sudah
merasa takut melihatmu aku sudah merasa sakit. Lalu bagaimana mungkin aku
mengenal dan mendekatimu, apa jadinya aku nanti?
Luka,
Ketika
aku tak mau mengenalmu aku harus berusaha keras untuk pergi jauh darimu,
berlari kencang menghindar darimu . tanpa memikirkan dampak apa yang kubuat
nantinya. Namun apa? Kamu selalu mengejar ku mencari celah lelahku mencari
jalan untuk mendekatiku. Hingga akhirnya aku terpaksa harus mengenalmu tanpa
sengaja, dan memang itu yang terjadi ketakutan, kesakitan bahkan kelemahan
menghampiriku seketika, serasa aku berada dalam himpitan kecil dimana tak ada
seorang pun yang mampu membawaku pergi dari tempat itu. Aku hampir putus asa
melawanmu, putus asa untuk mencari jalan keluar dari semua ini.
Seketika
bantuan kecil sebuah bisikan menghampiriku, mengajakku untuk kuat dan tidak
lagi berputus asa, tetap mencari jalan keluar dan mencoba melawanmu luka.
Ketika itu aku bingung apa maksud dari semua ini, namun setelah aku sadar aku
ingat bahwa ini bisikan bantuan dari-Nya, seketika itu pula aku mencoba
melawanmu sekuat tenaga, meski kesakitan masih saja menyerangku namun aku harus
mampu melawannya. Karena aku yakin semua akan berakhir indah sebanding dengan
apa yang telah aku perjuangkan bersama bisikan itu.
Tahukah
kau apa pesan bisikan itu? Satu kata yang tidak asing untuk kita namun kita
menganggapnya mustahil. Yakni ‘SABAR’ bersama dengannya aku melawan kesakitan
ini, merubah luka menjadi sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang tidak terduga,
sesuatu yang tidak pernah ada di dalam benak kita sebelumnya.
Karena
sebenarnya semua luka memiliki alasan tersendiri untuk hadir mendekati kita,
kita pun juga memiliki alasan mengapa kita takut dengannya. Inilah yang
seharusnya kita lakukan menyatukan dua alasan yang sangat mustahil disatukan, namun dengan
sabar tadi dengan Kuasa-Nya semua akan berubah, tersulap menjadi lebih indah
dibanding sebelumnya.
Kini
aku sangat beryukur karena telah mengenalmu luka, meski kau datang tiba tiba
dan aku mengenalmu dengan terpaksa namun kepergianmu menyisakan bahagia,
tanpamu aku tak akan mengenal arti semua ini, arti keajabiban karena cinta
kasih-Nya. J
`FJR~






