Pages

Minggu, 29 Juni 2014

Kusebut Dia Senja

Kusebut sahabat kecilku dengan sebutan senja, pertemuan kita tidak pernah terduga. melewati masa bersamanya merupakan nikmat terindah yang Allah berikan kepadaku, aku benar-benar merasa memiliki. Memiliki sosok sahabat yang tenang, menjadi dirinya apa adanya, riang dan selalu membuatku rindu padanya. Entah berapa tahun perjumpaan kita terlewatkan, disaat masing-masing diantara kita memilih untuk pergi jauh mengejar angan. Aku kira ini bukan hal yang lazim, kita memang sudah terbiasa terpisah oleh jarak. Dia berada disana dan aku disini. pertemuan kita sebatas permainan dan kenangan, belum tentu satu tahun sekali pertemuan ini terjadi pada kita. namun apa daya waktu berpihak pada kesibukan. Hari ini tepatnya, senja itu berada di daerah yang dekat denganku, tempat dimana kenangan itu tercipta. Ingin aku datang menyapa, bercerita dan melepas rindu dengannya. Namun apa daya ketakutan batin ini menghalangi langkahku menuju kesana, jika saja pertemuanku nanti hanya akan menambah kuantitas rinduku padanya lebih baik pertemuan ini takkan terjadi. Mengenang dalam mimpi, berharap dalam doa dan melihat dari dunia maya. Ini sudah cukup membuatku merasakan indahnya persahabatan yang terjalin diantara kita meski itu pahit memilukan. 
Wasalam..


'FJR~

0 komentar:

Posting Komentar