Pages

Minggu, 29 Juni 2014

Kusebut Dia Senja

Kusebut sahabat kecilku dengan sebutan senja, pertemuan kita tidak pernah terduga. melewati masa bersamanya merupakan nikmat terindah yang Allah berikan kepadaku, aku benar-benar merasa memiliki. Memiliki sosok sahabat yang tenang, menjadi dirinya apa adanya, riang dan selalu membuatku rindu padanya. Entah berapa tahun perjumpaan kita terlewatkan, disaat masing-masing diantara kita memilih untuk pergi jauh mengejar angan. Aku kira ini bukan hal yang lazim, kita memang sudah terbiasa terpisah oleh jarak. Dia berada disana dan aku disini. pertemuan kita sebatas permainan dan kenangan, belum tentu satu tahun sekali pertemuan ini terjadi pada kita. namun apa daya waktu berpihak pada kesibukan. Hari ini tepatnya, senja itu berada di daerah yang dekat denganku, tempat dimana kenangan itu tercipta. Ingin aku datang menyapa, bercerita dan melepas rindu dengannya. Namun apa daya ketakutan batin ini menghalangi langkahku menuju kesana, jika saja pertemuanku nanti hanya akan menambah kuantitas rinduku padanya lebih baik pertemuan ini takkan terjadi. Mengenang dalam mimpi, berharap dalam doa dan melihat dari dunia maya. Ini sudah cukup membuatku merasakan indahnya persahabatan yang terjalin diantara kita meski itu pahit memilukan. 
Wasalam..


'FJR~

Senja




Senja
Kapan terakhirku berjumpa denganmu
Kapan terakhir kita bergurau bersama
Kapan terakhir kita melewati hari bersama
Dan kapan terkahir kali kita mengucapkan salam perpisahan

Selama inikah yang kurasa
Jauh
Sangat jauh
Tak tahu kapan akan kembali
Tak tahu kapan akan berjumpa denganmu lagi

Kini kau  berada dekat denganku senja
Tetapi aku ragu
Ragu akan kisah kita
Ragu akan bisa berjumpa denganmu disana
Hanya rindu ini yang mampu membungkusnya
Dalam angan dan bayang yang pahit

'FJR~

Rabu, 25 Juni 2014

Harapan Takkan Pernah Pergi


Bismillahirohmanirrohim..


Harapan adalah awal dari kita bermimpi dan merangkai langkah hidup kita. Tanpa harapan kita takkan pernah tahu kemana kita akan pergi dan untuk apa kita beraksi. Harapan mengajarkan kita tentang arti sebuah kesabaran dan ketekunan, karena disaat harapan itu membuat kita rapuh oleh kegagalan maka tersirat pula hikmah yang sangat berarti untuk kita dan ketika harapan membuat kita terbang merasakan kebahagiaan akan kesuksesan maka tersirat pula makna bahwa harapan akan selalu ada untuk kita. Tanpa kita sadari harapan mengajarkan sesuatu yang berarti besar untuk hidup kita.
Melangkah tanpa harapan bagai menyusuri muara sungai tanpa kita tahu apa yang sedang kita cari.
Karena sejatinya harapan takkan pernah pergi dari sisi kita, harapan selalu ada. Entah ketika kita merasakan sebuah kekecewaan maupun kebahagiaan, harapan itu tetap ada dan harapan mencoba membuat kita selalu mengerti makna perjalanan hidup yang penuh liku dan pengorbanan. Jangan berhenti berharap, jangan berenti berusaha dan jangan berhenti berdoa karena ketiganya adalalah satu kesatuan utuh yang tidak patut kita pisahkan begitu saja. J


'FJR~


Sabtu, 21 Juni 2014

'Raport'

Bismillah, assalamualaikum..bagaimana kabarnya kawan?
Sudah lama sekali tidak singgah di blog ini, terlalu lama bahkan. Mohon maklum pelajar sok sibuk *upps.
Hari ini temanya 'Raport', sama seperti biasa perasaan gelisah pasti ada, semester lalu rata-rata sekian dan semester ini sekian, alhamdulillah masih naik.Walau begitu masih saja disalahkan namun lontaran kesalahan yang menghantam menjadikan aku menjadi lebih up, bahwa semuanya bisa kita capai jika usaha kita maksimal. 
Hari ini juga resmi dan sah jadi kelas XII saatnya berjuang (lagi). Mulai bingung nanti mau kemana-_-
Oke kembali ke inti penulisan ini, hehe. Dari cuplikan cerita tadi ada pesan tersiratnya kawan, jangan pernah kita hanya melihat hasil akhir dari segala sesuatu yang kita lakukan, kita patut melihat dan menghargai bagaimana perjalanan kita untuk mencapai hasil tersebut. Jika apa yang kita harapkan tidak sesuai dengan kenyataan maka tetaplah bertahan, bertahan untuk istiqomah berusaha maksimal dan berdoa, mungkin itulah ujian yang dihadapkan pada diri kita, pembelajaran pada diri kita. Yang terpenting kita selalu 'Jujur' dalam mencapainya, kata orang 'jujur tapi ajur' iya sih memang, tapi nilai plusnya lebih besar dimata Sang pencipta :)

*Bersyukurlah*


 Oke sekian dulu untuk hari ini, tetap bersemangat untuk kalian semua. Jangan lupa apa yang telah kita miliki harus selalu kita syukuri:)






*Selamat menempuh hidup baru teman seperjuangan*
*Bersiaplah menata masa depan*
*Jangan kita ulang kesalahan yang pernah terjadi*
*Berdirilah saksikan peluang di depan*
*Berlarilah mencari ridho kesuksesan*
*Kita sendiri yang mampu merubah semuanya*
*JUJUR ITU CANTIK :D *






Wassalamualaikum


'FJR~





Jumat, 20 Juni 2014

La Tahzan:)

Allah menciptakan raga kita sekaligus dengan nyawa dan perasaan.Ketika perasaan kita terluka Allah sudah menyiapkan penawarnya. Ketika tumpukkan luka yang membekas belum tentu bersih dan sembuh ketika kita mencoba mencari kebahagiaan lainnya.Karena kebahagiaan yang lain itu belum pasti mampu memberikan kebahagiaan yang sama dengan kebahagiaan yang kita rasakan sebelumnya.Bertahanlah pada satu keyakinan,demgarkan apa yabg hati kecil kita katakan.Kita mampu bertahan karena diri kita yang meyakinkan dan ALLAH tetap yang memutuskan.La Tahzan! :)


'FJR~

MENULIS

Menulis, satu aktivitas yang penuh makna rangkaian kata yang tersusun secara tak sadar mampu menggambarkan ungkapan isi hati bagi siapa saja yang menulis. Siapa yang tahu kalau menulis bisa mengajarkan kita tentang sebuah kekuatan, dimana kita tidak meluapkan isi hati bahkan emosi kita dengan cara yang tidak rasional.Ketika kita bahagia, dirundung duka, tertimpa musibah dan  ketika kita tidak tahu kemana  perginya teman kita bercerita.Perlahan kata yang terangkai itu mampu membuat kita menjadi kembali kuat dan mampu menjadi diri kita kembali.Satu kata yang tak sanggup terucap oleh lisan kita, tertuang dalam lembaran kosong yang mampu menerima kata itu, satu demi satu kata tersusun menjadi kalimat, kalimat pun tersusun menjadi paragraf , halaman, lembaran dan begitu seterusnya. Lalu ketika kita sudah bisa menjadi diri kita yang seperti biasa, kita buka kembali lembaran-lembaran yang berisi tulisan kita itu, lalu apa yang terjadi kita akan merasakan syukur dan nikmat yang sangat luar biasa karena kita tahu kita mampu melewati duka yang pernah menimpa dan kita menyimpan bukti nyata itu untuk menjadi pelajaran yang berharga untuk perjalanann kita selanjutnya.



'FJR~