Pages

Senin, 30 April 2012

Alasanku Memilih Diam



Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan dukadihibur - disakitidiperhatikan - dikecewakandidengar - diabaikandibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.


Tiktiktiktiktik..ditemani rintik hujan ini kucoret kembali dinding blogku ini. Rasanya akhir-akhir ini ada yg beda dalam hari-hariku. apa? apa yg beda?. Perasaanku ini ngegalau lagi gara-gara masalah ini. Masalah sama sahabat :).Mungkin ini saatnya kita belajar lebih dewasa, aku tau maksud kalian baik tapi caranya bukan seperti ini. Langsung aja ngomong, sms kan juga bisa surat juga bisa *Lampau lagi. Yang penting enggak ngomongin dibelakang, tapi yasudahlah semua sudah terlanjur terjadi :)
*Taukah kamu apa yg aku rasakan sekarang? perasaan sakit ini melebihi orang putus cinta.. lelah memang lelah, tapi untuk sementara ini aku memang harus menjauh, mencari letak kekuranganku :), Yakinlah kita bisa kembali seperti dulu lagi.. Intropeksi diri yeah itulah kuncinya:). Jika aku melakukan kesalahan tegurlah aku kawan jangan kamu diam seperti ini, keadaan ini hanyalah akan menimbulkan luka:(
Namun, dengarlah kataku ini 'Ini adalah sebuah ujian untuk persahabatan kita'

^^This is a Test  For Our Friendship ^^

0 komentar:

Posting Komentar